Daftar Perlengkapan Mendaki Gunung

A. Perlengkapan Utama
1. Sepatu dan kaus kaki.
2. Ransel (frame pack, ukuran besar, 30 – 60 liter).
3. One day pack (ransel/tas kecil untuk mobilitas jarak pendek).
4. Senter dan batere dan bolam ekstra.
5. Ponco atau raincoat.
6. Matras.
7. Sleeping bag (atau sarung kalau tidak punya).
8. Topi rimba.
9. Tempat minum atau veples.
10. Korek api dalam wadah waterproof (tempat film) dan lilin.
11. Obat-obatan pribadi (P3K set).
12. Pisau saku.
13. Kompor untuk masak (kompor parafin dan parafin atau kompor tahu dan minyak tanah atau kompor gas dan tabung elpiji).
 14. Nesting dan sendok dan cangkir.
15. Peluit (bagus: peluit SOS atau whistle).
16. Survival Kit).
17. Peta dan kompas.
18. Altimeter (kalau punya).
19. Tenda (bisa diganti ponco atau lembaran kain parasut untuk dijadikan bivak).
20. Parang tebas dan batu asah.
21. Tissue gulung (untuk membersihkan perangkat makan-minum bila tidak ada air, dan alat bersih diri habis buang air besar).
22. Sandal jepit.
23. Gaiter (untuk pendakian di daerah yang banyak pasirnya).
24. Kaus tangan.
25. Personal higiene: sikat gigi, odol, sabun mandi, shampo (untuk membersihkan diri saat di desa terakhir, atau saat dalam perjalanan bertemu dengan sungai yang bisa untuk bersih-bersih diri).
26. Tali plastik (sekitar 10 meter, untuk membuat bivak atau tenda) dan tali rafia.

B. Pakaian
1. Pakaian dalam.
2. Celana pendek.
3. Celana panjang.
4. Kaos/t-shirt.
5. Sweater atau parka.
6. Jaket (tahan air).
7. Sarung.
8. Kerpus atau balaclava.
9. Scarf atau slayer.
10. Hem lengan panjang.
11. Pakaian ganti: kaus kaki, kaos, sweater, pakaian dalam.
12. Kaus tangan.
13. Jas hujan (raincoat atau ponco).

C. First Aid Kit
1. Betadine.
2. Kapas.
3. Kain kassa.
4. Perban.
5. Rivanol.
6. Alkohol 70%.
7. Obat alergi: CTM.
8. Obat maag.
9. Tensoplast (agak banyak, mis: 4 pack, terutama untuk preventif ‘blister’ yang dikenakan sebelum perjalanan dilakukan).
10. Parasetamol.
11. Antalgin.
12. Obat sakit perut (diare): Norit, Diatab
13. Obat keracunan: Norit.
14. Sunburn preventif: Nivea atau Sunblock
15. Oralit (agak banyak, untuk mengganti cairan tubuh yang hilang; kalau tidak ada bisa diganti larutan gula-garam).

D. Survival Kit
1. Kaca cermin.
2. Peniti.
3. Jarum jahit.
4. Benang nilon.
5. Mata pancing dan senar pancing.
6. Silet atau cutter.
7. Korek api dalam wadah water proof dan lilin.

E. Lain-Lain
1. KTP atau Kartu Pelajar
2. Uang
3. Buku catatan perjalanan (jurnal, diary) dan bolpen.
4. Kamera dan film (sekarang: kamera digital dan batere cadangan).
5. Radio kecil dan batere cadangan.
6. Alat komunikasi (HT, sekarang: HP).
7. Harmonika.
8. Buku puisi Chairil Anwar.
9. Buku puisi Khalil Gibran.

daftar perlengkapan mendaki gunung, peralatan naik gunung, alat mendaki gunung, perlengkapan pendaki gunung, alat pendaki gunung

16 comments:

  1. itu secara lengkap, bisa lebih simple ko..... yang penting2 aja

    ReplyDelete
  2. wah, tapi itu kenapa di tulis kompor gas dan tabung elpiji :D

    ReplyDelete
  3. klo rame rame lebih mudah bawa kompor gas mbae..... suer deh

    ReplyDelete
  4. thx bro atas informasinya. .
    oiya mau tanya nih. .
    ane sma tmn2 ane mau naik gunung tapi kami gg tau sma skali tntang gunung tersebut. .
    soalnya gg ad yg tau tracknya sma skali, takut nyasar. .
    saran ente gmn? ?
    thx

    ReplyDelete
  5. aku suka point E.. yg paling akhir..
    buku puis... aseeikk mau jadi pujangga di atas puncak tertinggi...!!!

    ReplyDelete
  6. Nice info gan "tenk".. prepare to rinjani.

    Salam lestareeee..

    ReplyDelete
  7. thanks gan infonya, insyallah saya mau naik gunung pertama kali akhir bulan ini

    ReplyDelete
  8. Asik nih haha.. desember bakal ke semeru \m/ doakan ye kawan2. Makasih saranya :D

    ReplyDelete
  9. brooo... buku khairil anwar n kahlil gibran buat apa????

    selama mendaki... saya ga pernah bawa yg itu....

    ReplyDelete
  10. makasih gan

    http://munggahgunungyo.blogspot.com/

    ReplyDelete
  11. jangan lupa perlengkapan mendaki gunung dipersiapkan secara matang :) Selamat Mendaki :D

    ReplyDelete